Posted on November 22, 2009 by sugiyono
Posted on January 17, 2009 by sugiyono
Semua orang ingin hidup bahagia. Semua orang ingin mendambakan bisa berguna untuk negeri tercinta. Semua orang ingin berkarya dan dihargai oleh orang lain. Semua orang ingin bila suatu masa depan, namanya akan dikenang oleh orang lain. Kecuali orang gila….
Begitu pun aku. Aku ingin bisa berguna untuk negeriku. Berkarya untuk keluargaku. Mencari penghidupan yang halal untuk bisa mencukupi kebutuhan keluarga.
Seperti halnya anak kecil yang memiliki cita-cita, aku pun berharap bisa meraih cita-cita setinggi awan di angkasa.
Aku kini telah bekerja sebagai staf produksi di perusahaan kertas di surabaya. Alhamdulillah, penghasilanku cukup untuk kehidupan sederhana.
Insya Allah ke depannya, aku ingin berwira usaha dan menjalani kesuksesan untuk membahagiakan keluarga.
Memulai bisnis di Indonesia ini tidaklah sulit. Diperlukan ketekunan, keuletan, dan keseriusan dari wirausahawan. Memang untuk saat ini aku masih terkendalan dana atau modal. Tapi Insya Allah dengan menabung dan menyisihkan uang gajiku, aku ingin memulai usaha ke depannya.
Mudah-mudahan tercapai.
Filed under: Harapan | Tagged: Cita-cita, wirausaha | 11 Comments »
Posted on October 12, 2008 by sugiyono
Tidak perlu malu untuk menyayangi sesama. Paling tidak ketika melakukan dengan niat tulus untuk mendapatkan ridho dari Allah SWT kita akan mendapatkan ketentraman batin. Ada banyak sekali cara bagi kita untuk menyayangi sesama: dengan mengucakan, melakukan sesuatu, mendo’akan, membantu.. dan lain sebagainya. Apapun cara kita mengekspresikan rasa sayang kita kepada orang lain atau Makhluk Allah yang lain… semua tergantung dari pribadi masing-masing.
Namun, apakah kita mengharapkan ada seseorang yang sayang pada kita…?? Apakah dalam hidup kita, kita ingin disayangi?? Diperhatikan..?? Dianggap ada? Tentu saja jawabannya iya….!!
Manusia adalah makhluk sosial. Makhluk yang membutuhkan sesamanya ataupun makhluk ciptaan Allah yang lain pula. Bila kita memerlukan rasa sayang dari orang lain, itu adalah wajar dan manusiawi sekali. Darimanakah kita mendapatkan rasa kasih sayang kita?
Bila diurutkan adalah sebagai berikut :
1. Dari Allah SWT
Rasa sayang dari sang pencipta adalah merupakan rasa sayang yang terbesar yang kita miliki. Kita tidak akan pernah ada di dunia ini bila tidak ada rasa sayang dari sang pencipta.
2. Dari Rasulullah
Sebagai Ummat Rasulullah kita mendapatkan rasa kasih sayang dari beliau. Kita selalau dipikirkan oleh beliau. Bahkan beliau dikala ajalanya memikirkan ummatnya. Terucap dari ibir beliau “Ummatku… Ummatku….” adalah bukti rasa sayang beliau pada kita. Tentu saya dan anda belum tentu mengucapkan hal itu bila kelak dipanggil Allah. Iya ka..???
3. Dari Keluarga
Baik ibu, isteri, anak maupun kerabat keluarga yang lain. Semua menyayangi kita. Sudah sepatunyalah kita bersyukur atas rasa sayang yang kita miliki dari orang lain ini. Kita terkadang merasa menjadi orang yang tidak disayangi atau merasa terpinggirkan… Namun percayalah saudaraku… Engkau banyak yang menyayangi.
Ya, Allah. Berilah sayang-MU kepada semua ummat Muslim di dunia ini. Dan, pembaca sekalian.. Berilah sayangmu kepada siapapun yang engkau kenal, engkau miliki dan engkau jumpai. Kapanpun… Dimana pun… kepada siapapun…!!
Filed under: Renungan | Tagged: Kasih Sayang, Renungan | 1 Comment »
Posted on September 27, 2008 by sugiyono
Bagi pembaca yang berminat untuk memiliki e-book by Hermawan kertajaya dapat download di sini
Filed under: Motivasi | Tagged: Buku | 2 Comments »