• Anda Pengunjung ke-

  • Peta Lokasi

  • a

  • Karya tulis

  • Komentar Anda

    maziesolis45696 on A – Z success
    Alfa trophy on Benda Itu bernama Plakat.…
    Bodin Lingga@ Bintan… on Benda Itu bernama Plakat.…
    abdul aziz on Kisah Katak dan Rembulan …
    abdul latif on Hidup Mandiri
  • Motto hidup

  • Link

Ketika Allah berkehendak lain…

Pada perjalanan hidup, terkadang ada kalanya kita dapat lancar dan lurus… ada kalanya tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan… Ketika kita sedang menapaki sebuah tangga karir dan ternyata kita tiada menjumpai sebuah kesuksesan, hal itu dapat berujung pada dua hal. Putus asa dan pemikiran
positif.

Bila waktunya telah tiba, kita tentu berharap bahwa kita akan dapat dengan mudah meraih apa yang kita rencanakan. Seakan semua hal telah kita rencanakan dengan pasti dan akan kita raih dalam genggaman tangan yang erat.

 

Mungkin sudah saatnya aku tiada menyesali hal itu lagi.. kegagalan bukanlah akhir dari segalanya. Itu semua merupakan proses dari perjalan hidup yang harus aku lalui… mungkin Allah punya kehendak lain untukku…

Tadinya aku berharap suatu saat aku dapat berkarya di Lab. Menimba Ilmu sekaligus mengajarkannya kembali. Karena belajar yang baik adalah dengan cara mengajarkannya. Namun Allah berkehendak lain.

Sebenarnya aku tiada terlalu merisaukan hal ini, namun karena ini adalah amanah yang aku peroleh dari orang tua asuhku… aku jadi merasa bersalah tiada menuntaskannya.. kemaren aku sempetin bertemu beliau dan menjelaskan masalah ini… Beliau mengerti dan memberikan semangat untukku… menyarankan agar aku bersabar dan selalu percaya padaku… aku juga menjelaskan bahwa kini, dengan tiada terperolehnya kesempatan di lab, peluangku menjadi seorang dosen sangatlah kecil… meskipun belum tentu kalo asisten pun akan menjadi dosen maupun sebaliknya. Aku hanya mendapat deduksi dari salah seorang seniorku bahwa untuk menjadi seorang dosen, lebih baik bila memasuki lab.

Namun, sudahlah… itu semua kini telah berlalu… dan akupun tiada lagi menyesalinya…. Dan memang tiada yang perlu disesalkan… kini aku akan menatap masa depan dengan penuh keyakinan… berharap positif dan berkarya kreatif…. Aku akan fokus pada tujuanku di awal dulu ketika aku pertama kali menduduki bangku perkuliahan bahwa aku akan belajar menuntut ilmu mencari keridloan Allah SWT, membantu orang tua, bila aku telah lulus nanti… mengejar cita-cita menjadi professional yang kompeten. Aku harap dan aku selalu berdo’a agar Allah memberikan kekuatan padaku… memberiku kesabaran dalam setiap ujian yang diberikan-Nya…

Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui” (Q. S. Al-Baqarah 216)

Di akhir tulisan ini, aku berdo’a kepada Allah semoga apa yang aku usahakan dan aku lakukan mendapat pahala di sisi-Nya. Amien.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: