• Anda Pengunjung ke-

  • Peta Lokasi

  • a

  • Karya tulis

  • Komentar Anda

    maziesolis45696 on A – Z success
    Alfa trophy on Benda Itu bernama Plakat.…
    Bodin Lingga@ Bintan… on Benda Itu bernama Plakat.…
    abdul aziz on Kisah Katak dan Rembulan …
    abdul latif on Hidup Mandiri
  • Motto hidup

  • Link

Trenyuh, kisah penjaja Koran…

Siang itu… waktu menunjukkan pukul 12.36. Terik matahari memang tidak terlalu menyengat… Angin bertiup kencang… Di atas langit bergelanyut awan hitam pertanda hujan akan mengguyur kota surabaya….

Rencananya aku hari ini hendak ke gramedia… mencari kado untuk dosen pembimbing TA-ku… Di perempatan jalan di depan kantor RCTI… tepatnya di jalan raya kertajaya indah… Seperti biasa banyak anak-anak yang menjajakan koran dan juga meminta-minta… Di sana juga ada orang yang tua…

Namun, perhatianku tertuju pada seorang pemuda (Dugaanku umurnya tidak jauh berbeda denganku jadi aku menyebutnya pemuda…) yang duduk di semak-semak rerumputan di bawah tiang lampu lalu-lintas…. Pemuda itu terlihat (maaf….) menyedihkan…. Badannya gosong… (mungkin karena terlalu sering terkena sinar matahari..), kakinya kecil… dan badannya kurus…

Yang membuatku trenyuh adalah… matanya tidak bisa melihat atau buta… Dia sedang enak memakan sebuah dadar jagung (masakan gorengan yang renyah bila disantap dengan nasi lodeh…) dan dilahap dengan petis di atasnya…. Meski di tengah keramaian kota… dia seakan tidak peduli dan memakan dengan lahap….

Aku berfikir… betapa beruntungnya aku… Meski sekarang akan genap berusia 23 tahun… Namun aku masih (alhamdulillah…) beruntung bila dibandingkan dia… Aku dapat menuntaskan pendidikan ku hingga ke Perguruan tinggi… Meski di rumah masih dapat dikatakan kekurangan,,, namun aku tidak pernah turun ke jalan dan meminta-minta…. Sungguh ini adalah anugerah ALLAH SWT yang harus aku syukuri….

Dan tentu saja… Nikmat Allah berupa kesehatan inilah yang patut aku syukuri… Mungkin harta bukanlah yang paling utama di dunia ini… Juga pangkat dan jabatan…. Tapi dengan tubuh yang sehat… kita dapat berkarya… mencari rezeki… dan selalu bersyukur atas Nikmat yang Allah SWT berikan tiap helaan nafas….

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

Saat di lampu stop-an itu… aklu hendak mengeluarkan dompet… berharap ada sedikit uang di sana yang bisa aku berikan padanya… Yaaahh Alhamdulillah ada… Namun tanpa aku sadari…. Klakson di belakangku memekik keras… pertanda kendaraan di belakang ingin agar aku cepat jalan… Ku tengok lampu lalu lintas… ternyata benar… lampu lalu lintas sudah menunjukkan warna hijau… pertanda kendaraan harus segera berjalan….

Maka kuurungkan niatku dan aku segera melarikan sepeda motor bututku ke depan… melaju pelan ke arah Gramedia… Berharap lain waktu aku akan punya kesempatan, rezeki dan umur untuk bertemu lagi dengan pemuda itu di kala aku sedang melintas di perempatan jalan kertajaya indah…. Insya Allah…

Sayang aku tidak punya kamera untuk memberikan gambaran di blog ini…. Betapa keadaan pemuda itu sungguh patut untuk dikasihani…. YA ALLAH… Muliakanlah orang-orang yang Engkau beri cobaan di dunia saat di akhirat Kelak… Berikan kesabaran bagi hamba-Mu yang bertakwa dan teguh menjalani cobaan-Mu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: